SUMANTA JAWARA BANTEN

Rombongan turis asing pada kali ini tidak mengunjungi pulau Bali, mereka yang mendarat di Bandara Soekarno – Hatta Banten langsung menuju ke pelabuhan Merak. Mereka sangat ingin sekali ke Jakarta tidak melalui jalan darat dengan alasan terlalu dekat. Mereka ingin berkeliling terlebih dahulu melalui lautan, karena mereka ingin merasakan indahnya lautan Indonesia serta udara yang segar. Akhirnya sampailah para rombongan turis ini di pelabuhan Merak-Banten, mereka langsung menyewa sebuah kapal pesiar yang kebetulan sekali kapal pesiar ini adalah pegangannya Sumanta (si jawara Banten). Rombongan turis tersebut setelah mendapatkan kapal pesiar langsung meminta kepada awak kapal tersebut untuk segera membawanya melakukan perjalanan. Didalam perjalanan para turis itu bercakap-cakap, bersenda gurau, dan saling menyombongkan kemajuan negaranya.
Smith dari Amerika menyulut sebatang rokok dengan menggunakan korek Zippo yang memang terrhitung keren punya deh, setelah menyulut rokok Smith langsung membuang korek Zippo itu ke laut. Sumanta yang melihatnya segera mendekati Smith dan bertanya : ” Hei mister kenapa korek itu dibuang ke laut ?”. Smith : “ Wah korek kayak gitu di Amerika banyak kang !”. Lalu tak lama kemudian Pierre dari Prancis (Paris) menyemprotkan parfum ke tubuhnya yang mulai berkeringat. Setelah parfum disemprotkan rata ke badannya, parfum tersebut juga segera dibuang ke laut. Sumanta yang melihat itupun menghampiri Pierre dan bertanya kembali : ” Hei mister kenapa parfum itu dibuang ke laut ? “. Pierre menjawab dengan ringan. ” Kang, Parfum kayak gitu sih di paris banyak ” .
Akhirnya setelah semua turis itu menyombongkan kemajuan negaranya dari hal-hal yang terkecil sampai ke yang besar, rupanya jawara Banten Sumanta cukup keki juga, dia nggak mau kalah. Diam – diam dia berjalan menuju turis yang berasal dari negara China. Dengan geramnya si turis China di angkat oleh Sumanta dan langsung dibuang ke laut. Melihat keanehan yang terjadi pada Sumanta turis yang lain agak sedikit takut, namun untuk memperoleh penjelasan dari Sumanta ada satu turis yang memberanikan diri untuk bertanya kepada Sumanta. ” Akang, kenapa teman saya yang dari China itu akang buang ke laut ?” Sumanta hanya tertawa – tawa saja sambil menjawab dengan seenaknya, ” Alah orang China sih di negara gue buanyak, makanya kalo gue buang satu juga gak ngaruh “. Setelah memberikan jawaban tersebut Sumanta akhirnya ngeloyor kembali ke arah kemudi kapal pesiarnya. Dan tak lama kemudian sampailah kapal pesiar itu di Tanjung Priok.
Cerita ini diambil dari : H.Hanafi Husni
SI BEJO SALAH PAHAM

Sewaktu pulang mudik, Darso berkumpul bersama dengan teman-temannya, mereka banyak cerita tentang kisah dan nasibnya diperantauan. Namun bagi si Bejo yang tidak pernah merantau hanya menjadi pendengar setia saja.
Akan tetapi si Bejo mencoba untuk meminta jatah dari teman-temannya yang merantau, Bejo : ” Eh Darso, Slamet dan Karso aku biar nggak ketinggalan zaman beliin HP dong, supaya kalau kamu semua balik ke perantauan aku bisa koling-kolingan gitu “. Darso, Slamet dan Karso bingung juga sebab uang yang mereka bawa untuk pulang mudik terbatas. Akhirnya Darso, Slamet dan Karso mengeluarkan uang juga, mereka iuran bersama untuk mewujudkan keinginan Bejo. Darso : ” Bejo, nih uang dari kami jumlahnya sedikit nggak banyak tapi bisa untuk beli HP sih, jangan lupa beli HP CDMA yang murah jadi cukup uangnya “.
Karena begitu senangnya, Bejo langsung pergi untuk membeli HP yang dimaksud tadi, dan setelah dapat segera menemui Darso, Slamet dan Karso. Bejo : ” Hei aku dah beli HP nya nih, cuma yang satu itu dia nggak jual jadi aku dapat dari mencuri saja “. mendengar perkataan Bejo, Darso, Slamet dan Karso bengong. Slamet : ” memang kamu mencuri apa Bejo ? “ Akhirnya Bejo menunjukkan kepada rekannya sebuah Celana Dalam.
” Celana dalam itu untuk apa Bejo ? ” tanya mereka bertiga. Bejo : ” Lho katanya biar uangnya cukup beli HP sama CD Ema, ini khan CDnya si Ema . Tapi Ema nggak jual CD nya jadi aku curi aja, sehingga uangnya masih ada sisanya nih “. Mendengar penjelasan si Bejo mereka bertiga tertawa terbahak-bahak, rupanya si Bejo cuma tahu HP tapi nggak mudeng tekhnologinya GSM atau CDMA.




Komentar Terakhir